ABSTRAK
Pembekalan keterampilan hidup merupakan kebutuhan bagi setiap peserta didik. Tidak lagi hanya berorientasi pada materi (teori) namun perlu ditunjang dengan pengalaman langsung. Baik berupa simulasi maupun kerja nyata.
Proyek Kelas Sosial “Mencari Modal Tanpa Modal” dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengalaman berwirausaha, menambah pengetahuan tentang kewirausahaan, memotivasi siswa untuk berani menghadapi hidup tanpa harus menjadi pegawai, menumbuhkan karakteristik kewirausahaan, menumbuhkan keterampilan sosial (kemampuan bersosialisasi), dan menumbuhkan kecerdasan emosional siswa.
Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahapan. Tahap pertama disebut sebagai Proyek Jilid I (satu) dan tahap kedua disebut sebagai Proyek Jilid II (dua). Pada Proyek Jilid I siswa ditantang untuk menghasilkan ide-ide usaha baik dagang maupun jasa sederhana yang dilakukan dengan tujuan mendapatkan modal tanpa mengeluarkan uang sedikit pun. Proyek ini dilaksanakan di sela-sela waktu senggang siswa, baik di sekolah maupun di asrama, baik kepada sesama siswa, guru, maupun karyawan Lembaga Pengembangan Insani (Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa). Proyek Jilid II dilaksanakan dengan tahapan awal mengumpulkan ide usaha, presentasi dan diskusi ide usaha, proses produksi, promosi, dan pemasaran. Penelitian ini menggunakan beberapa instrumen penelititan, di antaranya yaitu buku pedoman proyek, angket evaluasi siswa pelaksana, angket evaluasi konsumen dan rekanan, dan wawancara.
Berdasarkan data yang diperoleh, peneliti mendapatkan hasil penelitian bahwa siswa mendapat pengalaman dan pengetahuan kewirausahaan serta keterampilan social dan kecerdasan emosional siswa. Dari hasil wawancara juga diketahui bahwa proyek ini melatih kemandirian siswa, meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri siswa serta meningkatkan kemampuan bersosialisasi siswa.
No comments:
Post a Comment